Baku Tembak Brimob Terluka

Baku Tembak Brimob Terluka

Baku tembak antara para aparat keamanan dengan sekelompok orang bersenjata kembali terjadi di daerah Kabupaten Nduga, Papua.

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu , 4 Juli 2018 dimana salah satu anggota Brimob di kabarkan terluka usai ikut serta dalam kejadian baku tembak tersebut.

Salah seorang anggota Brimob yakni dengan nama Bhayangkara Dua atau disingkat Bharada menjadi korban dengan terkena tembakan tepat di bagian pahanya dan korban segera dilakukan evakuasi ke puskesmas terdekat.

Hari kamis, 5 Juli 2018 pagi korban di evakuasi atau di pindahkan ke Timika untuk mendapat perawatan yang lebih intensif.

Pada hari kamis 5 juli 2018 kejadian tembak menembak antara para anggota brimob dan sekelompok orang bersenjata di pimpin oleh Egianus nigiri.

Terjadi lagi ketika sekitar pukul 14.22 WIT dengan lokasi di sekitar Kali Kenyam dan tepatnya di belakang ruko milik warga setempat yakni Hendrik kola berusia 38 tahun dengan istrinya Margareta Pali berusia 28 tahun tewas seketika dikarenakan ditembak serta dianiaya oleh sekelompok orang bersenjata beberapa hari sebelum terjadi kejadian ini.


Hingga sekarang ini belum ada keterangan resmi dari kepolisian termasuk dalam kepala bidang humas polisi daerah Papua Komisaris besar Ahmad Mustofa Kamal yang dihubungi.

Situasi saat ini terutama di Bandara Kenyam, kabupaten nduga provinsi Papua dalam beberapa hari terakhir ini cukup mencekam dikarenakan beberapakali sekelompok orang dengan senjata tersebut melakukan penembakan – penembakan yang tidak terkendalikan.

Sekelompok ini melakukan penembakan – penembakan secara tetiba tanpa melihat siapa yang akan menjadi korban dari penembakan terrsebut.

Salah satu peristiwa terjadi penembakan di daerah Kenyam tepatnya penembakan dilakukan tepat terhadap pesawat milik Demonim pada hari jumat 22 Juni 2018 hingga mencelakai atau mencederakan ko – pilot Fadilla.

Pelaku dari sekelompok orang bersenjata ini juga melakukan penyerangan hingga menewaskan tiga orang warga sipil dimana diantaranya merupakan sepasang pasangan suami istri Hendrik Kola dan Margareta Pali serta Zainal Abidin.

Perlakuan dari sekelompok orang bersenjata ini membuat resah warga serta pihak kepolisian dikarenakan selalu menimbulkan korban baik korban jiwa mau pun korban luka – luka.


Peristiwa lain juga terjadi pada jumat 29 Juni 2018 terjadi kembali penembakan oleh sekelompok orang bersenjata dan dilakukan penembakan terhadap pesawat Trigana saat tepat mendarat di
Bandara Kenyam.

Pesawat Trigana tersebut membawa delapan belas orang anggota brimob yang sedang bertugas untuk mengamankan proses pemilihan kepala daerah serentak di kabupaten nduga.

Pesawat ini diawaki oleh pilot Kapten Ahmad Abdillah Kamil serta ko – pilot dari pesawat korban penembakan sekelompok orang bersenjata ini adalah Lenius Wonda.

Pada saat penembakan tersebut terjadi Ahmad Abdillah Kamil mengalami luka cukup parah yakni adanya serpihan yang menancap pada daerah punggung Ahmad.

Peristiwa ini sungguh meningkatkan kekhawatiran dari pihak keamanan maupun polisi terhadap sekelompok orang bersenjata yang masih tidak diketahui secara pasti apa modif dari tindakan yang dilakukan.

Korban yang menjadi sasaran tidak pandang bulu dan penembakan terus menerus terjadi hingga saat ini masih dilakukan upaya untuk menangkap sekelompok penembak tersebut.

Bagi kalian yang ingin update informasi menarik, berita terkini dan berita terbaru terus kunjungi Beritaterbuka.com.

Comments