Perbedaan Motivation Letter dan Resume yang Perlu Anda Tahu

Perbedaan Motivation Letter dan Resume

Ini Bedanya Motivation Letter dan Resume 

Perbedaan motivation letter dan resume terkadang menjadi hal yang membingungkan bagi sebagian orang. Bagi kamu pemburu beasiswa yang ingin masuk perguruan tinggi di luar negeri, atau kamu yang sedang mencari kerja. Mungkin kamu diharuskan untuk membuat motivation letter dan resume. Oleh karena itu, untuk mempermudah dalam membuat motivation letter dan resume, kamu dapat mempelajari perbedaan dan bagaimana pembuatan keduanya. 

Motivation Letter

Motivation letter adalah esai mini yang menyatakan alasan kamu melamar ke lembaga tertentu (baik untuk tujuan pendidikan atau untuk tujuan perusahaan). Surat pribadi memiliki tujuan untuk membujuk panitia seleksi untuk menerima anda sebagai tambahan baru mereka. Jadi secara singkat, motivation letter adalah surat yang menunjukkan bahwa kita itu punya motivasi untuk mendaftar di perguruan tinggi, mendaftar beasiswa atau posisi tertentu untuk bekerja di suatu perusahaan. 

Dalam penulisan motivation letter, terdiri dari beberapa paragraf. Memuat tujuan, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, minat, prestasi, alasan memilih dan rencana masa depan kamu bagaimana. Karena motivation letter merupakan surat maka pada bagian awal perlu mencantumkan kepada siapa surat itu ditujukkan (contoh: Dear Sir/Madam). 

  • Pada paragraf pertama merupakan bagian perkenalan. Pada bagian ini tuliskan tujuan dari surat yang anda buat secara jelas dan tidak bertele-tele. Misalnya bertujuan untuk mendaftar kerja, perguruan tinggi atau beasiswa. Kemudian dilanjutkan dengan menuliskan latar belakang pendidikan. Kemudian pengalaman kerja saat ini dan sebelumnya dimana. Hal ini bertujuan agar pembaca atau panitia seleksi seolah-olah mengenal kamu lulusan mana, dulunya bekerja dimana, dan dalam bidang apa. 

  • Paragraf kedua, kamu harus menunjukkan bahwa kamu relevan berada pada posisi ini  atau untuk diterima dikampus tersebut. Kamu dapat menunjukkan nilai IPK, riset yang pernah kamu ikuti yang sesuai sehingga menjadi relevan. Kamu juga dapat menuliskan minat secara spesifik, sesuai dengan perguruan tinggi atau perusahaan yang kamu inginkan.

  • Pada paragraf ketiga dan keempat, kamu dapat menuliskan pengalaman kerja yang relavan. Jika kamu belum pernah bekerja kamu dapat menuliskan pengalaman ketika kamu magang. Jadi dalam paragraf ini kamu harus menjelaskan pengalaman langsung yang pernah kamu alami. Selanjutnya kamu dapat menjelaskan setiap langkah nyata dari pengalaman langsung yang telah kamu alami. 

  • Pada paragraf kelima, kamu dapat menuliskan alasan dan rencana masa depan. Alasan ini bisa dibuat dengan menuliskan kelebihan dari pekerjaan, perguruan tinggi atau beasiswa tersebut. Sedangkan rencana masa depan adalah menuliskan rencana kamu atau kontribusi yang akan kamu lakukan setelah bekerja atau lulus perguruan tinggi.

Resume

Resume adalah dokumen formal yang memberikan gambaran tentang kualifikasi profesional kamu, termasuk pengalaman kerja yang relevan, keterampilan, pendidikan dan prestasi. Resume bertujuan untuk meyakinkan atasan bahwa kamu layak untuk diwawancarai. Bagian-bagian resume yaitu detail kontak, pendahuluan, pendidikan, pengalaman dan keterampilan.

  • Detail kontak. Pada bagian ini sertakan nama lenkap,nomor telepon, dan alamat email. Selain itu, kamu dapat menambahkan profil LinkedIn dengan profil terbaru.

  • Pendahuluan. Berisi gambaran singkat terkait latar belakang profesional dan kualifikasi utama kamu. 

  • Pendidikan. Pada bagian ini sertakan nama sekolah, gelar tertinggi yang diperoleh, dan jurusan. Selain itu, kamu dapat mencantumkan nilai IPK dan kursus yang relevan jika tidak ada pengalaman kerja.

  • Pengalaman.Pada bagian ini dapat menuliskan pengalaman kerja yang relevan. Cantumkan jabatan kamu, perusahaan tempat kamu bekerja, tahun bekerja dan daftar tanggung jawab utama dan kesuksesan capaian kamu yang relevan.

  • Keterampilan. Pada bagian ini cantumkan keterampilan yang relevan dengan posisi tersebut. Pastikan untuk menggunakan kalimat yang ringkas dan jelas agar mudah dipahami dan dapat memukau pembaca.

Apakah Anda sudah paham perbedaan motivation letter dan resume? Bagaimanapun formatnya motivation letter memuat tujuan, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, minat, prestasi, alasan memilih dan rencana masa depan kamu bagaimana. Sedangkan resume memuat resume yaitu detail kontak, pendahuluan, pendidikan, pengalaman dan keterampilan.

Comments